Jumat, 20 Januari 2017

DZIKIR BISA MENGHIDUPKAN HATI

๐Ÿƒ๐Ÿ“ฎ DZIKIR BISA MENGHIDUPKAN HATI ๐Ÿ“ฎ๐Ÿƒ
—------------------

๐Ÿ”ฐ Allah _Ta’ala_ berfirman:

ุฃَู„َุง ุจِุฐِูƒْุฑِ ุงู„ู„ู‡ِ ุชَุทْู…َุฆِู†ُّ ุงู„ْู‚ُู„ُูˆุจُ (28(

_”...hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.”_
[ Ar-Ra’d : 28 ]

๐ŸŒผ Al-Imam Ath-Thobari _rohimahullah_ menjelaskan:
_“Hati-hati kaum mukminin akan menjadi tenang dan gembira dengan sebab berdzikir kepada Allah _Ta’ala_.”_ [ Tafsir Ath-Thobari (16/432) ]

〰〰〰๐ŸŒท
Berkata Al-Imam Ibnul Qoyyim _rohimahullah_;

_”Di antara fungsi dzikir adalah menghidupkan hati.

๐Ÿ”ปAku pernah mendengar Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah _rohimahullah_ mengatakan:_

_”Dzikir bagi hati, ibarat air bagi ikan. Bagaimana jadinya keadaan ikan jika ia berpisah dari air?”_
๐Ÿ“š[ Al-Wabilus Shoyyib hal.42 ]

๐Ÿ’ฏ Jelas bagi kita gambaran kegalauan ikan tatkala ia jauh dari air.
➖➖➖
✅Semoga Allah _Ta’ala_ senantiasa memberikan taufiq-Nya kepada kita agar senantiasa berdzikir kepada-Nya.

_Wallahul Muwaffiq_ (AH)

#Dzikir #ObatGalau #HatiyangHidup
〰〰➰〰〰
๐Ÿ”ฐ  YOOK NGAJI YANG ILMIAH
๐Ÿ”ป(Memfasilitasi Kajian Islam secara Ilmiah)
๐ŸŒ๐Ÿ”ป Blog: https://Yookngaji.blogspot.com
๐Ÿš€๐ŸŒ๐Ÿ”ป Gabung Saluran Telegram: https://t.me/ngajiilmiah

WAKTU MUSTAJAB DI HARI JUM’AT

๐Ÿƒ๐Ÿ“ฎ WAKTU MUSTAJAB DI HARI JUM’AT ๐Ÿ“ฎ๐Ÿƒ
Setelah sholat Ashar sampai tenggelamnya matahari.
—------------------

๐Ÿ”ฐ Dari shahabat Abu Huroiroh _rodhiyallahu ‘anhu_ , bahwasanya Rasulullah _Shollallahu ‘alaihi wasallam_ pernah bersabda tentang hari Jum’at:

ูِูŠู‡ِ ุณَุงุนَุฉٌ، ู„ุงَ ูŠُูˆَุงูِู‚ُู‡َุง ุนَุจْุฏٌ ู…ُุณْู„ِู…ٌ، ูˆَู‡ُูˆَ ู‚َุงุฆِู…ٌ ูŠُุตَู„ِّูŠ، ูŠَุณْุฃَู„ُ ุงู„ู„َّู‡َ ุชَุนَุงู„َู‰ ุดَูŠْุฆًุง، ุฅِู„َّุง ุฃَุนْุทَุงู‡ُ ุฅِูŠَّุงู‡ُ

_”Pada hari itu ada satu waktu, tidaklah seorang hamba muslim menepatinya dalam keadaan ia berdiri melaksanakan sholat meminta sesuatu kepada Allah, niscaya Dia (yakni Allah) akan mengabulkan permintaannya.”_

๐Ÿ“š [ HR. Al-Bukhori no. 935]

๐Ÿ”˜ *Derajat Hadits* : Shohih.

〰〰〰๐ŸŒท Al-Imam Ibnul Qoyyim _rohimahullah_  dalam kitab Zadul Ma'ad (1/377) menjelaskan,
_"Bahwasanya pada permasalahan ini ada 11 pendapat mengenai waktu tersebut. Namun, “Pendapat terkuat dari itu semua ada dua, yang didukung oleh hadits-hadits yang tsabit (shohih, pent). (Dimana) Yang satu lebih kuat daripada yang lainnya._ ;

1⃣ Pendapat Pertama: Dari mulai duduknya imam sampai selesainya sholat (Jum’at).
๐Ÿ”ปBerdasarkan hadits Ibnu ‘Umar dari Ayahnya ( ’Umar ibnul Khotthob) _rodhiyallahu ‘anhuma_; Rasulullah _shollallahu ‘alahi wasallam_ bersabda:

ู‡ِูŠَ ู…َุง ุจَูŠْู†َ ุฃَู†ْ ูŠَุฌْู„ِุณَ ุงู„ْุฅِู…َุงู…ُ ุฅِู„َู‰ ุฃَู†ْ ุชُู‚ْุถَู‰ ุงู„ุตَّู„َุงุฉُ

_”Waktu itu ada di antara duduknya imam (di mimbar) hingga selesainya sholat (Jum’at, pent).”_ ๐Ÿ“š[ Shohih Muslim no.853-(16) ]

2⃣ Pendapat Kedua: Setelah sholat Ashar.
Berdasarkan beberapa hadits, di antaranya,
〰〰๐Ÿ”ปHadits Abu Huroiroh _rodhiyallahu ‘anhu_, dalam riwayat Ahmad no. 7688 , terdapat tambahan lafadz:
، ูˆَู‡ِูŠَ ุจَุนْุฏَ ุงู„ْุนَุตْุฑِ

_”Satu waktu itu adalah setelah Ashar.”_

〰〰๐Ÿ”ป Hadits Jabir _rodhiyallahu ‘anhu_, dalam riwayat Abu Dawud no.1048; disebutkan tambahan lafadz:

ูَุงู„ْุชَู…ِุณُูˆู‡َุง ุขุฎِุฑَ ุณَุงุนَุฉٍ ุจَุนْุฏَ ุงู„ْุนَุตْุฑِ

_”Carilah (waktu itu) pada akhir waktu (sholat) Ashar.”_
๐Ÿ“š[ Shohih Al-Jami’ no.3264, 8190 ]

〰〰๐Ÿ”ป Dalam riwayat At-Tirmidzi no.489, dari Anas bin Malik _rodhiyallahu ‘anhu_ disebutkan:

ุฅِู„َู‰ ุบَูŠْุจُูˆุจَุฉِ ุงู„ุดَّู…ْุณِ

_”Sampai tenggelamnya matahari”_
๐Ÿ“š [ Shohih Al-Jami’ no.1237 ]

➖๐Ÿ‘ Kemudian, beliau menyimpulkan bahwa pendapat yang terkuat adalah pendapat kedua (yakni setelah sholat Ashar).

๐Ÿ“š [ Selengkapnya lihat kitab Zadul Ma'ad ]
➖➖➖
✅ Bagi kita hamba-hamba Allah , agar tetap semangat mencari di antara dua waktu tersebut, dengan berharap menepati waktu yang mustajab.

_Wallahul Muwaffiq_ (AH)

#WaktuMustajab #Doa #Repos
〰〰➰〰〰
๐Ÿ”ฐ  YOOK NGAJI YANG ILMIAH
๐Ÿ”ป(Memfasilitasi Kajian Islam secara Ilmiah)
๐ŸŒ๐Ÿ”ป Blog: https://Yookngaji.blogspot.com
๐Ÿš€๐ŸŒ๐Ÿ”ป Gabung Saluran Telegram: https://t.me/ngajiilmiah

Kamis, 19 Januari 2017

SHOLAT BA’DIYAH JUM’AT Empat roka’at; atau minimalnya dua roka’at setelah sholat Jum'at.

๐Ÿƒ๐Ÿ”ด SHOLAT BA’DIYAH JUM’AT ๐Ÿ”ด๐Ÿƒ
Empat roka’at; atau minimalnya dua roka’at setelah sholat Jum'at.
—------------------

๐Ÿ”ฐ Dari shahabat Abu Huroiroh _rodhiyallahu ‘anhu_ ; beliau mengatakan: “Rasulullah _shollallahu ‘alaihi wasallam_ pernah bersabda:

«ุฅِุฐَุง ุตَู„َّู‰ ุฃَุญَุฏُูƒُู…ُ ุงู„ْุฌُู…ُุนَุฉَ ูَู„ْูŠُุตَู„ِّ ุจَุนْุฏَู‡َุง ุฃَุฑْุจَุนَ ุฑَูƒَุนَุงุชٍ»

_“Jika salah seorang di antara kalian telah melaksanakan sholat Jum’at, lakukanlah sholat setelahnya empat roka’at.”_

[ HR. Ahmad no.10486, Muslim no. 881-(67), Abu Dawud no.1131, At-Tirmidzi no.523, An-Nasa`i no.1426, Ibnu Majah no.1132 ]

๐Ÿ”ป Berkata Abu Sholih (*) _rohimahullah_ kepada anaknya (Suhail) : “Wahai anakku, Jika engkau telah melakukan sholat dua roka’at di masjid kemudian pulang ke rumah, sholatlah dua roka’at.”_

(Abu Sholih bernama Dzakwan As-Samman; Seorang tabi’in):
๐Ÿ“ [ Ucapan ini disebutkan dalam Sunan Abi Dawud no.1131, Dan dipilih oleh Asy-Syaikh Al-Albani _rohimahullah_ dalam  “Al-Irwa`” (3/93) , pembahasan hadits no.625 ]

〰〰〰๐Ÿ“Œ
๐Ÿ”ฐ Dari shahabat Ibnu ‘Umar _rodhiyallahu ‘anhuma_ , beliau mengatakan:

«ุฃَู†ّ ุฑุณูˆู„َ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… َูƒَุงู†َ ู„ุงَ ูŠُุตَู„ِّูŠ ุจَุนْุฏَ ุงู„ุฌُู…ُุนَุฉِ ุญَุชَّู‰ ูŠَู†ْุตَุฑِูَ، ูَูŠُุตَู„ِّูŠ ุฑَูƒْุนَุชَูŠْู†ِ ููŠ ุจَูŠْุชِู‡ِ»

_“Bahwasanya Rasululah shollallahu ‘alaihi wasallam tidak melakukan sholat (sunnah) setelah sholat Jum’at sampai beliau pulang, kemudian sholat dua roka’at di rumahnya."_
๐Ÿ“š[ HR. Al-Bukhori no.937, Muslim no.882-(71) ]

〰〰〰๐Ÿ“Œ Al-Imam An-Nawawi _rohimahullah_ menjelaskan, bahwa dalam hadits-hadits ini terdapat dalil disukainya melakukan sholat sunnah setelah sholat Jum’at, kemudian anjuran untuk melaksanakannya, minimalnya dua roka’at, selengkapnya empat roka’at.

➖ Beliau menambahkan, Sedangkan perintah dan peringatan dalam hadits-hadits tersebut bersifat sunnah (dianjurkan pelaksanaannya, pen), bukan untuk mewajibkan.

➖Empat roka'at inilah yang sering dilakukan oleh Nabi _shollallahu 'alaihi wasallam_, dengan itulah beliau memerintahkan dan menganjurkan kita untuk melakukannya.
๐Ÿ“š [ Lihat Syarah Shohih Muslim (6/169) ]

〰〰๐Ÿ”ปDilakukan setelah bercakap-cakap atau pulang.
๐Ÿ”ฐRasulullah _shollallahu ‘alaihi wasallam_ bersabda:


ุฅِุฐَุง ุตَู„َّู‰ ุฃَุญَุฏُูƒُู…ُ ุงู„ْุฌُู…ُุนَุฉَ ูَู„َุง ูŠُุตَู„ِّูŠ ุจَุนْุฏَู‡َุง ุดَูŠْุฆًุง ุญَุชَّู‰ ูŠَุชَูƒَู„َّู…َ ุฃَูˆْ ูŠَุฎْุฑُุฌَ

_”Jika salah seorang dari kalian telah selesai melaksanakan sholat Jum’at, janganlah ia sholat ba’diyah (setelahnya) dengan sholat apapun, sampai ia berbicara atau keluar (menuju rumah, pen).”_
๐Ÿ“š [ HR. Ath-Thobaroni di dalam “Al-Kabir” no.481, dishohihkan Asy-Syaikh Al-Albani _rohimahullah_ dalam “Shohih Al-Jami’” no.639 ]

〰〰๐Ÿ”ป Empat roka’at dilakukan dua-dua; dipisah dengan salam.
๐Ÿ”ฐ Rasulullah _shollallahu ‘alaihi wasallam_ bersabda:

«ุตَู„َุงุฉُ ุงู„ู„َّูŠْู„ِ ูˆَุงู„ู†َّู‡َุงุฑِ ู…َุซْู†َู‰ ู…َุซْู†َู‰»

_”Sholat (sunnah) malam dan siang itu dua-dua (roka’at).”_
๐Ÿ“š [ HR. Ahmad no.4791, Abu Dawud no.1295, At-Tirmidzi no.597, An-Nasa`i no.1666, dan Ibnu Majah no.1322. Dishohihkan Asy-Syaikh Al-Albani _rohimahullah_ dalam “Shohih Al-Jami’” no.3831 ]

✅ Lebih utama dilakukan dirumah.
〰〰〰〰๐Ÿ“Œ
Asy-Syaikh Muhammad Bazmul _hafizhohullah_ menjelaskan; “Sholat sunnah ini –baik yang dua roka’at ataupun empat- lebih utama dilakukan di rumah, secara mutlak; tanpa perincian. [ Bughyatul Mutathowwi’ hal.99 ]

๐Ÿ”ฐ Rasulullah _shollallahu ‘alaihi wasallam_ bersabda:

ุฅِู†َّ ุฃَูْุถَู„َ ุงู„ุตَّู„ุงَุฉِ ุตَู„ุงَุฉُ ุงู„ู…َุฑْุกِ ูِูŠ ุจَูŠْุชِู‡ِ ุฅِู„َّุง ุงู„ู…َูƒْุชُูˆุจَุฉَ

_”Sesungguhnya sholat yang paling utama adalah sholat seseorang di dalam rumahnya; kecuali sholat wajib.”_ [ HR. Al-Bukhori no.731 & 7290 , dari shahabat Zaid bin Tsabit _rodhiyallahu 'anhu. ]


_Wallahul Muwaffiq_

#Jumat #SunnahJumat

(AH)
〰〰➰〰〰
๐Ÿ”ฐ  YOOK NGAJI YANG ILMIAH
๐Ÿ”ป(Memfasilitasi Kajian Islam secara Ilmiah)
๐ŸŒ๐Ÿ”ป Blog: https://Yookngaji.blogspot.com
๐Ÿš€๐ŸŒ๐Ÿ”ป Gabung Saluran Telegram: https://telegram.me/ngajiilmiah

BAHAYA RIBA (Bagian 2)

๐Ÿƒ⛔️ BAHAYA RIBA (Bagian 2)  ⛔️๐Ÿƒ
2⃣➖ Harta Riba akan semakin berkurang dan rugi, walaupun terlihat banyak.
—------------------

๐Ÿ”ฐ  Allah _Ta’ala_ berfirman:

ูŠَู…ْุญَู‚ُ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„ุฑِّุจَุง ูˆَูŠُุฑْุจِูŠ ุงู„ุตَّุฏَู‚َุงุชِ ูˆَุงู„ู„َّู‡ُ ู„َุง ูŠُุญِุจُّ ูƒُู„َّ ูƒَูَّุงุฑٍ ุฃَุซِูŠู…ٍ (276)

_”Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.”_ [ Al-Baqoroh : 276 ]

〰〰〰๐Ÿ“Œ
✅ Tentang kalimat “Allah memusnahkan riba”;
Shahabat Ibnu Abbas _rodhiyallahu ‘anhuma_ menafsirkannya dengan; “Berkurang.” [ Lihat Tafsir Ath-Thobari (6/15) ]

๐ŸŒผ Al-Imam Ath-Thobari _rohimahullah_ mengatakan:
“Penafsiran tersebut seperti hadits yang diriwayatkan dari shahabat Abdullah bin Mas’ud _rodhiyallahu ‘anhu_, dari Nabi _shollallahu ‘alaihi wasallam_ , bahwasanya beliau mengatakan:

ุงู„ุฑِّุจَุง ูˆَุฅِู†ْ ูƒَุซُุฑَ ูَุฅِู†َّ ุนَุงู‚ِุจَุชَู‡ُ ุชَุตِูŠุฑُ ุฅِู„َู‰ ู‚َู„ٍّ

_”Riba itu , walaupun (terlihat) banyak, namun kesudahannya akan berubah menjadi sedikit.”_

๐Ÿ“š [ HR. Al-Hakim no. 2262, Ahmad no.375 & Ibnu Majah no.2279 , Hadits ini dishohihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani _rohimahullah_ dalam kitab Shohih Al-Jami’ no.3542 ]

〰〰〰
๐ŸŒท Al-Imam Ibnu Katsir _rohimahullah_ menjelaskan:
“Maksud dari memusnahkan riba adalah melenyapkan (atau menghilangkan) nya ; ( Hal ini ada dua kemungkinan, pen)
1- Menghilangkan seluruh harta itu dari tangan pemiliknya, atau,
2- Menghilangkan barokah harta itu, sehingga pemiliknya tidak bisa memanfaatkannya.

๐Ÿ“š [ Lihat Tafsir Ibnu Katsir (1/713) ]

〰〰〰๐Ÿ“Œ
✅ Semoga Allah _Ta'ala_ melindungi kita semua dari dosa riba, apapun bentuknya. _Aamiin_

#DosaBesar #BahayaRiba #Riba #Tafsir

(AH)
〰〰➰〰〰
๐Ÿ”ฐ  YOOK NGAJI YANG ILMIAH
๐Ÿ”ป(Memfasilitasi Kajian Islam secara Ilmiah)
๐ŸŒ๐Ÿ”ป Blog: https://Yookngaji.blogspot.com
๐Ÿš€๐ŸŒ๐Ÿ”ป Gabung Saluran Telegram: https://telegram.me/ngajiilmiah

Rabu, 18 Januari 2017

BAHAYA RIBA (Bagian 1)

๐Ÿƒ⛔️ BAHAYA RIBA (Bagian 1) ⛔️๐Ÿƒ
1⃣➖ Akan dibangkitkan pada hari kiamat seperti orang gila; kerasukan setan.
—------------------

๐Ÿ”ฐ  Allah _Ta’ala_ berfirman:

ุงู„َّุฐِูŠู†َ ูŠَุฃْูƒُู„ُูˆู†َ ุงู„ุฑِّุจَุง ู„َุง ูŠَู‚ُูˆู…ُูˆู†َ ุฅِู„َّุง ูƒَู…َุง ูŠَู‚ُูˆู…ُ ุงู„َّุฐِูŠ ูŠَุชَุฎَุจَّุทُู‡ُ ุงู„ุดَّูŠْุทَุงู†ُ ู…ِู†َ ุงู„ْู…َุณِّ ุฐَู„ِูƒَ ุจِุฃَู†َّู‡ُู…ْ ู‚َุงู„ُูˆุง ุฅِู†َّู…َุง ุงู„ْุจَูŠْุนُ ู…ِุซْู„ُ ุงู„ุฑِّุจَุง ูˆَุฃَุญَู„َّ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„ْุจَูŠْุนَ ูˆَุญَุฑَّู…َ ุงู„ุฑِّุจَุง... (275)

_”Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.”_  [ Al-Baqoroh : 275 ]

〰〰〰๐Ÿ“Œ
๐Ÿ”ป Shahabat Ibnu ‘Abbas _rodhiyallahu ‘anhuma_ menjelaskan: "Hal itu terjadi ketika dia di bangkitkan dari kuburnya."

๐Ÿ”ป Shahabat Sa’id bin Jubair _rodhyallahu ‘anhu_ menjelaskan: "Pemakan riba dibangkitkan pada hari kiamat dalam keadaan gila seperti orang tercekik."

๐Ÿ“š [ Lihat Tafsir Ath-Thobari (6/9) ]

〰〰〰๐Ÿ“Œ
๐Ÿ”ฐ  Dari shahabat ‘Auf bin Malik _rodhiyallahu ‘anhu_ beliau mengatakan: “Rasulullah _shollallahu ‘alaihi wasallam_ pernah bersabda:

ูˆุขูƒู„ ุงู„ุฑุจุง؛ ูู…ู† ุฃูƒู„ ุงู„ุฑุจุง ุจُุนِุซ ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ ู…ุฌู†ูˆู†ุงً ูŠุชุฎุจุท، ุซู… ู‚ุฑุฃ: (ุงู„ุฐูŠู† ูŠุฃูƒู„ูˆู† ุงู„ุฑุจุง ู„ุง ูŠู‚ูˆู…ูˆู† ุฅู„ุง ูƒู…ุง ูŠู‚ูˆู… ุงู„ุฐูŠ ูŠุชุฎุจุทู‡ ุงู„ุดูŠุทุงู† ู…ู† ุงู„ู…ุณ) [ุงู„ุจู‚ุฑุฉ: 275] )

_”.....Pemakan riba, Barangsiapa memakan riba, dia akan dibangkitkan pada hari kiamat nanti dalam keadaan gila lagi mengamuk.”_

Kemudian beliau membaca: _”Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila.”_ [ Al-Baqoroh : 275 ]

๐Ÿ“š [ HR. Ath-Thobaroni dalam Al-Mu’jamul Kabir no.110 (18/60), Al-Khotib dalam Tarikh Baghdad no. 2699 (di bawah pembahasan no.4251)]

๐Ÿ’ฏ Hadits ini dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albani _rohimahullah_ dalam kitab Ash-Shohihah no.3313.
〰〰〰
✅ Kita meminta kepada Allah _Ta'ala_ agar tidak terjatuh ke dalam dosa Riba, apapun bentuknya.

_Wallahul Muwaffiq_

#DosaBesar #BahayaRiba #Riba #Tafsir
〰〰➰〰〰
๐Ÿ”ฐ  YOOK NGAJI YANG ILMIAH
๐Ÿ”ป(Memfasilitasi Kajian Islam secara Ilmiah)
๐ŸŒ๐Ÿ”ป Blog: https://Yookngaji.blogspot.com
๐Ÿš€๐ŸŒ๐Ÿ”ป Gabung Saluran Telegram: https://telegram.me/ngajiilmiah

HUKUM JAMAK DUA SHOLAT BAGI MUSAFIR NAZIL

๐Ÿƒ๐Ÿ“ฎ HUKUM JAMAK DUA SHOLAT BAGI MUSAFIR NAZIL ๐Ÿ“ฎ๐Ÿƒ
Yang sedang tinggal di suatu tempat; adalah boleh.
—-------------
๐Ÿ“Œ ( Jamak artinya menggabungkan)

๐Ÿ”ฐ Dari shahabat Mu’adz bin Jabal _rodhiyallahu ‘anhu_ , beliau mengabarkan;

๐Ÿ”ป Bahwasanya mereka (yakni para shahabat) keluar (untuk berjihad, pen) bersama Rasulullah _shollallahu ‘alaihi wasallam_ pada perang Tabuk.

๐Ÿ”ป Kala itu, Rasulullah _shollallahu’ alaihi wasallam_ menjamak (menggabungkan) sholat Dhuhur dan ‘Ashar, sholat Maghrib dan ’Isya`.

๐Ÿ”ป Kemudian Mu’adz _rodhiyallahu ‘anhu_ mengatakan: “Pada suatu hari beliau _shollallahu ‘alaihi wasallam_ mengakhirkan sholat. Maka *keluarlah* beliau , melakukan sholat Dhuhur dan ‘Ashar dengan menjamaknya. Kemudian masuk (kembali).

๐Ÿ”ป Kemudian beliau _shollallahu ‘alaihi wasallam_ keluar (lagi), melakukan sholat Maghrib dan ‘Isya` dengan manjamaknya. …

๐Ÿ“š [ HR. Malik dalam Muwattho` no.478, Abu Dawud no.1206 . Hadits ini shohih, Lihat Ash-Shohihah no.164 (1/312), Shohih Abi Dawud no.1089 , Al-Irwa` di bawah pembahasan no.578 ]
〰〰〰

๐ŸŒป Al-Imam Asy-Syafi’I _rohimahullah_ menjelaskan;
_“Keadaan dalam hadits ini adalah beliau sedang tinggal (di suatu tempat) bukan di tengah perjalanan. Karena dinyatakan dalam hadits “Masuk” kemudian “Keluar”, kondisi ini tidak terjadi kecuali dalam keadaan tinggal._ [ Al-Umm (1/96) ]

๐ŸŒท Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah _rohimahullah_ menjelaskan,
_“Sesungguhnya, Zhohir keadaan hadits ini beliau _shollallahu ‘alaihi wasallam_ sedang tinggal di sebuah kemah tatkala safar….”_ [ Majmu’ah ar-Rosail wal Masail (2/26) ]


〰〰๐Ÿ“Œ
๐ŸŒท Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin _rohimahullah_ menyimpulkan;
✅ “(Adapun) Pendapat yang benar; hukum perbuatan jamak (menggabungkan dua sholat tertentu, pen) untuk musafir adalah boleh.

๐Ÿ”ป(Dengan rincian) Hukum jamak untuk “Musafir Sair” (yang sedang dalam perjalanan)  adalah mustahab.

๐Ÿ”ปSedangkan untuk “Musafir Nazil” (yang tinggal pada suatu tempat) hukumnya boleh, bukan mustahab.

๐Ÿ”ป Jika ia menjamak (dua sholat tertentu) maka tidak mengapa. Jika dia meninggalkannya maka itulah yang afdhol (yang utama).” [ Asy-Syarhul Mumthi’ (4/390) ]

_Wallahu A'lamu bisshowab_

#Sholat #Jamak #Musafir #Repos

(AH)
〰〰➰〰〰
๐Ÿ”ฐ  YOOK NGAJI YANG ILMIAH
๐Ÿ”ป(Memfasilitasi Kajian Islam secara Ilmiah)
๐ŸŒ๐Ÿ”ป Blog: https://Yookngaji.blogspot.com
๐Ÿš€๐ŸŒ๐Ÿ”ป Gabung Saluran Telegram: https://telegram.me/ngajiilmiah

Senin, 16 Januari 2017

ANDA INGIN MERASAKAN MANISNYA IMAN?

๐Ÿƒ๐Ÿ“’ ANDA INGIN MERASAKAN MANISNYA IMAN? ๐Ÿ“•๐Ÿƒ
Cobalah tempuh sebab-sebab berikut ini.
—------------------

๐Ÿ”ฐ Dari shahabat *Anas bin Malik* _rodhiyallahu ‘anhu_ ; Bahwasaya *Nabi* _shollallahu ‘alaihi wasallam_ pernah bersabda:

ุซَู„ุงَุซٌ ู…َู†ْ ูƒُู†َّ ูِูŠู‡ِ ูˆَุฌَุฏَ ุญَู„ุงَูˆَุฉَ ุงู„ุฅِูŠู…َุงู†ِ: ุฃَู†ْ ูŠَูƒُูˆู†َ ุงู„ู„َّู‡ُ ูˆَุฑَุณُูˆู„ُู‡ُ ุฃَุญَุจَّ ุฅِู„َูŠْู‡ِ ู…ِู…َّุง ุณِูˆَุงู‡ُู…َุง، ูˆَุฃَู†ْ ูŠُุญِุจَّ ุงู„ู…َุฑْุกَ ู„ุงَ ูŠُุญِุจُّู‡ُ ุฅِู„َّุง ู„ِู„َّู‡ِ، ูˆَุฃَู†ْ ูŠَูƒْุฑَู‡َ ุฃَู†ْ ูŠَุนُูˆุฏَ ูِูŠ ุงู„ูƒُูْุฑِ ูƒَู…َุง ูŠَูƒْุฑَู‡ُ ุฃَู†ْ ูŠُู‚ْุฐَูَ ูِูŠ ุงู„ู†َّุงุฑِ

_”Tiga kriteria; barangsiapa bersifat dengannya dia akan merasakan manisnya keimanan:
1⃣ Lebih mencintai Allah dan Rasul-Nya dibandingkan selain keduanya.
2⃣ Tidak mencintai seseorang kecuali karena Allah.
3⃣ Benci untuk kembali kepada kekafiran, setelah Allah entaskan dia dari api Neraka.”_

๐Ÿ“š [ HR. Al-Bukhori no.16 dan Musilm no.(43)-67 ]

〰〰๐Ÿ‘‰ Pada kriteria nomer 3⃣ ;
"Apabila dia terlahir sebagai seorang mukmin, maka maknanya Dia membenci kekafiran tersebut setelah Allah _Ta’ala_ anugerahkan kepadanya keislaman, Sebagaimana dia benci untuk dilempar ke dalam api Neraka."
๐Ÿ“ [ Lihat kitab Syarah Riyadhis Sholihin 3/260 ; Asy-Syaikh Ibnu 'Utsaimin _rohimahullah_ ]

_Wallahul Muwaffiq_

#KelezatanIman #Wala #Baro #Repos

(AH)
〰〰➰〰〰
๐Ÿ”ฐ  YOOK NGAJI YANG ILMIAH
๐Ÿ”ป(Memfasilitasi Kajian Islam secara Ilmiah)
๐ŸŒ๐Ÿ”ป Blog: https://Yookngaji.blogspot.com
๐Ÿš€๐ŸŒ๐Ÿ”ป Gabung Saluran Telegram: https://telegram.me/ngajiilmiah

DARI MATA TURUN KE HATI, Berubah menjadi maksiat, Wal-‘Iyadzu billah.

๐Ÿƒ๐Ÿ“• DARI MATA TURUN KE HATI ๐Ÿ“’๐Ÿƒ Berubah menjadi maksiat, Wal-‘Iyadzu billah. —------------------- ❗️Jangan nikmati pemandangan yang ha...